Penutupan Pelatihan Berbasis Kompetensi Program Pelatihan Operator Excavator Angkatan I & II Tahun 2024 di UPTD BLKI Balikpapan

Penutupan Pelatihan Berbasis Kompetensi Program Pelatihan Operator Excavator Angkatan I & II Tahun 2024 di UPTD BLKI Balikpapan
Penutupan Pelatihan Berbasis Kompetensi Program Pelatihan Operator Excavator Angkatan I & II Tahun 2024 di UPTD BLKI Balikpapan

Balikpapan – Sebanyak 32 orang masyarakat Kabupaten Paser telah menyelesaikan rangkaian kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) dan dinyatakan kompeten dalam Program Pelatihan Operator Excavator yang terdiri dari Angkatan I dan Angkatan II yang dilaksanakan di UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Balikpapan. Kegiatan pelatihan ini diakhiri dengan penutupan yang berlangsung di Ruang Aula UPTD BLKI Balikpapan, Kota Balikpapan, Jumat (22/3/2024).

Kegiatan penutupan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Timur yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan; Muhammad Abduh, Kepala Disnakertrans Kab. Paser; Ir. Madju P Simangunsong, yang didampingi oleh Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Kerja Disnakertrans Kab. Paser; Ahmad Reyad, S.STP, M.Si, pegawai Disnakertrans Kab. Paser, Kepala UPTD BLKI Balikpapan; Ningsih, SE, beserta Kepala Seksi UPTD BLKI Balikpapan dan Instruktur.

Kegiatan penutupan diawali oleh laporan ketua panita penutupan pelatihan yang disampaikan oleh Rasidah selaku Kepala Seksi Penyelenggara Pelatihan UPTD BLKI Balikpapan. Dalam laporannya disampaikan sebanyak 32 orang peserta dinyatakan kompeten pada program pelatihan operator excavator yang dilaksanakan selama 35 hari kerja atau 280 Jam Pelajaran (JP) sejak tanggal 5 Februari 2024 dan berakhir pada 16 Maret 2024 ini. Peserta yang dinyatakan lulus akan mendapatkan sertifikat kompetensi PBK.

Laporan Ketua Panitia Penutupan Pelatihan, Rasidah

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Madju. Madju menyampaikan bahwa tingkat kelulusan peserta melebihi harapan dan ekspektasi.

Sambutan oleh Kepala Disnaketrans Kab. Paser, Ir. Madju P Simangunsong

“Kami bertarget tingkat kelulusan peserta hanya delapan puluh persen. Karena kami menyadari keterbatasan dari anak-anak kami yang bahkan bisa ikut pelatihan saja sudah luar biasa. Tapi diluar ekspektasi kami mencapai seratus persen.” Ujarnya

Madju menambahkan bahwa jangan hanya bergantung pada wilayah tempat peserta berasal saja. Namun dapat mencari kesempatan di luar wilayahnya.

“Tambang batu bara tidak hanya berada di Batu Kajang saja. Kutai Timur memiliki tambang terbesar melebihi Paser. Peluang itu masih ada, hanya saja kita ini terlalu pemilih. Jangan hanya "jago kandang" saja. Carilah kesempatan diluar. Kalau bisa jadilah pemimpin diluar.” Ujarnya, menambahkan.

Lebih lanjut, Madju menyampaikan pesan dan penutup agar peserta tidak melupakan berbagai pihak yang telah membimbing dan mengasuh peserta selama mengikuti pelatihan.

“Jangan lupakan jasa mereka yang telah bersusah payah mendidik dan membina kalian. Ketekunan merekalah yang membawa kalian sampai kepada tahap ini. Selamat dan semoga sukses, menjadi pekerja-pekerja yang handal.” Ujarnya, menutup sambutan

Kegiatan ini diakhiri dengan sambutan dan penutupan secara resmi oleh Abduh. Dalam sambutannya Abduh menyampaikan bahwa memasuki dunia kerja dibutuhkan persiapan yang matang.

Sambutan dan Penutupan oleh Kepala Bidang Pengembangan Disnakertrans Prov. Kaltim, Muhammad Abduh

“Dunia pendidikan dan pelatihan tidaklah sama dengan dunia kerja. Memasuki dunia kerja dibutuhkan kedisiplinan dan kedewasaan dalam bertindak. Karena anda akan menghadapi berbagai keadaan yang penuh risiko”. Ujarnya.

Abduh menambahkan bahwa perlunya dilakukan bimbingan penyuluhan jabatan kepada pencari kerja untuk menggali minat dan bakat serta kompetensinya.

“Kami memberikan sosialisasi kepada anak-anak SMK terkait bimbingan penyuluhan jabatan agar mereka tidak salah dalam menentukan arah pekerjaannya. Karena beberapa perusahaan menyampaikan keluhan terhadap lulusan yang ada. Dunia kerja sekarang selalu mencari orang yang profesional. Pahami potensi anda dan cari nilai jual diri anda”. Ujarnya, menambahkan.

Menutup kegiatan, Abduh menyampaikan beberapa pesan kepada peserta pelatihan agar memanfaatkan sebaik mungkin kesempatan yang telah mereka dapatkan.

Proses Pelepasan Tanda Peserta

“Pelatihan yang tidak dipungut biaya ini adalah bentuk intervensi pemerintah kepada kalian. Agar kalian mendapatkan pekerjaan dan tidak menganggur. Tolong jadikan sertifikat yang kalian dapat sebagai modal bersaing di dunia kerja dan jangan sia-siakan waktu yang kalian gunakan sebagai peserta pelatihan.” Pesannya.

“Dengan mengucapkan Alhamdulillah, Pelatihan Berbasis Kompetensi Program Pelatihan Operator Excavator Angkatan I dan II di UPTD BLKI Balikpapan, kami nyatakan dengan resmi ditutup”. Ujarnya, menutup kegiatan.

Foto Bersama

 

Related Posts

Leave a Comment